PT Perta Samtan Gas | Product
477
page-template-default,page,page-id-477,ajax_updown_fade,page_not_loaded,boxed,,qode-title-hidden,footer_responsive_adv,qode-content-sidebar-responsive,wpb-js-composer js-comp-ver-5.1.1,vc_responsive
LPG

 

LPG adalah singkatan dari Liquefied Petroleum Gas dan merupakan campuran light hydrocarbons yang bersifat gas pada suhu dan tekanan atmosfer. LPG terkandung secara alami pada ladang produksi minyak mentah dan gas bumi serta dalam proses penyulingan minyak. Komponen utama LPG adalah Propane (C3H8) dan Butane (C4H10) yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa dan tidak beracun. LPG merupakan bahan bakar populer yang serbaguna dan ramah lingkungan. LPG mudah dicairkan untuk disimpan dan dipindahkan, dengan merubah sedikit tekanan atau dengan pengurangan suhu. Sehingga bisa dipindahkan seperti cairan, tapi terbakar seperti gas. Produksi NOx, air toxics dan partikel yang sangat rendah selama pembakaran membuat LPG menjadi salah satu sumber energi yang paling ramah lingkungan di dunia. LPG memadatkan banyak energi ke dalam ruang kecil dan sistem penguapannya membuat pembakarannya efisien. Setiap kilogram LPG mengandung sekitar 12.000 kkal energi. LPG memiliki berbagai kegunaan di sektor perumahan / komersial, industri, transportasi dan pertanian, seperti memasak, pemanasan ruangan, pemanas air, pengering pakaian, pendingin ruangan, pembuatan keramik, flame cutting, bahan bakar forklift, bahan bakar motor, pembangkit tenaga listrik, pemanas rumah kaca, pengeringan tanaman, dan lain-lain.

 

Spesifikasi Campuran LPG

Maksimum RVP pada 100°F

:

120 psig

Maksimum Temperatur Outlet 

:

120°F

Kandungan Air

:

Tidak ada air

Tingkat Korosif

:

1 Copper Strip (prefer 1A)

Kandungan Sulfur

:

15 grains/ cu.ft.max. (ASTM-D784)

Komposisi :

  
 

C2

:

< 0.2 % vol

C3 + C4

:

> 97.5 % vol

C5 +

:

< 2.0 % vol

Kondensat

 

Merupakan Natural Gas Liquid dengan tekanan uap rendah dibandingkan dengan bensin alami, hidrokarbon ringan dan bahan bakar cair. Kondensat terdiri dari propana, butana, pentana dan fraksi hidrokarbon yang lebih berat. Kondensat tidak hanya dihasilkan dari reservoar, namun juga terbentuk pada saat minyak keluar atau mengembun dari aliran gas di jaringan pipa atau fasilitas permukaan. Kondensat memiliki karakter serupa dengan minyak mentah dan digunakan sebagai bahan baku untuk penyulingan minyak dan industri petrokimia lainnya. Kondensat selalu memiliki Nilai Kalori. Nilai Kalori adalah jumlah panas yang dinyatakan dalam satuan BTU, yang dihasilkan dari pembakaran 1 gas SCF, pada suhu 60 derajat Fahrenheit dan tekanan 14,7 psi (tekanan atmosfer). Ada banyak sumber kondensat, dan masing-masing memiliki komposisi unik tersendiri. Secara umum, kondensat memiliki Specific Gravity berkisar antara 0,5 – 0,8

 

 

 

 

 

 

Spesifikasi Kondensat

Maksimum RVP pada 100°F:11 psia (angka perkiraan)
Maksimum Suhu Permukaan:120°F